Saturday, June 21, 2008

Man With Many Holes™

Sebut saja Lex (nama samaran). Seorang pemuda yang masih muda dan bukan kakek yang sudah kakek-kakek. Saat ini dia sedang bekerja di suatu perusahaan swasta terkemuka di negerinya. Sebut saja PT. Bintang TBK. PT ini bergerak di berbagai bidang dalam masyarakat, salah duanya adalah leasing dan manufacturing.


Semenjak lulus kuliah, dia langsung melamar kerja dan diterima. Oleh karena itu sekarang dia masih menjalani program MT yang ada di PT Bintang TBK tepatnya di departemen leasing business.

Tampaknya hidupnya berubah. Banyak sekali hal-hal yang paling tak pernah dia alami di masa lalu sebelum kerja justru terjadi di saat dia mulai kerja. Sampe-sampe terbesit pikiran "Wah jangan-jangan nunggu kerja di bintang dlo ini mah" tapi bating amit2 semua orang tentu gak mau celaka. Dan memang perubahan yang dialami si Lex ini beragam. Mulai yang bagus sampai yang jelek.

Kita mulai saja dari yang bagus. Pertama dia tentu sudah punya penghasilan resmi sendiri yang lumayan. Walau kalau nurutin napsu gak pernah cukup, tapi dia dah mensyukurinya. Mungkin dalam waktu dekat waktunya mengurus NPWP (ama negara mesti adil). Tapi emang dari perusahaan pajak langsung diambil dari gaji. Kemudian dari gajinya dia mulai bisa mengalami sesuatu yang gak pernah dialamin. Beli hp sebulan 2, beli hp diatas 3jt ya macem2 aja emang ne orang aji mumpung termasuk beli sepatu merek anak anjing diusir (kan bunyinya hush hush..) yang dari dlo ngeliat harganya aja pemikiran pelitnya dah menang dluan.

Well gak ada bagusnya nyombong. Segala kenikmatan bisa ilang sekejap dengan yang namanya celaka. Walau dari lahir gak pernah ngalamin yang namanya patah tulang, baru kerja 3 ari aja langsung dicobain --" Ya diganti kantor sih tapi tulang mana ada yang ganti?
Belom lagi gangguan pandangan baik dari mata maupun kepala yang sering muter-muter dan akhirnya dinamai vertigo. Sudah 1 kali jatuh gara2 vertigo, baru deh anak itu ke dokter buat pereksa. Untung kaga parah.

Dan yang paling hot neh, katanya dia sekarang jadi "Man With Many Holes™" dan jelas bukan a***hole. Hoby barunya menggunakan jarum untuk ditusukkan ke tubuh emang agak2 gak bener. Mending kalo cuma piercing, ini nyedot darahnya coy, trus masuk-masukin cairan segala lagi. Katanya sih biar tetep seger tu lubang di tubuh tiap ari nambah, tapi apa waras?

Ternyata ada penyebabnya, emang dia lagi ngobat. Tapi ngobat gara2 DBD. Apes kan? Seumur idup gak pernah ke rawat apalagi di infus, akhirnya ngalamin juga. Pas dah kerja ini dia kayanya jadi ngerasain semua. Mudah-mudahan yang jelek-jelek cukup sampe sini aja. Jangan lagi de maen buang-buang trombosit yang menyebabkan badan mesti diem ama minum cairan mulai dari merah ampe merah muda tiap arinya. Mana typhus juga nebeng. Jadilah dia masih mesti makan nasi tim sesuai anjuran dokter. Tapi dasar anak bandel, kentang goreng ama mie diembat juga --"

Ya doain aja die cepet sembuh total. Bisa majuin tu negara ama PT Bintang TBK yang dah biayain. Gak lupa sukses juga buat semua yang baca. Ok, adios..cao!!

nb :
Cerita cuma bermaksud menghibur, mohon dimaapin kalo ada kata2 yang nyinggung.

Saturday, May 31, 2008

The Three Mustrainee™

Post kali ini membutuhkan kemampuan imajinasi yang tinggi. Jadi sebelum membacanya, diharapkan anda sudah mandi, sudah makan dan sudah beres pekerjaannya. Sehingga anda dapat fokus selama berjam-jam dalam cerita ini :P

Dapatkah anda membayangkan, di suatu jaman dimasa lampau. Dimana dewa-dewa masih terang-terangan menampakkan dirinya di depan umat manusia. Adalah 3 orang pelajar dari negeri seberang yang berasal dari tempat-tempat yang jauh. Salah satunya wanita berasal dari negeri barat, dan kedua orang pria yang berasal dari selatan dan timur. Ke tiga orang ini ingin sekali menjadi asisten sang dewa. Dimana sulit sekali bagi orang biasa untuk menjadi asistennya. Tidak cukup seratus atau 200 tahun berpuasa dan bertapa untuk menjadi seorang asisten sang dewa hingga dewa melihat ketulusannya dan mengangkatnya menjadi asisten-asistennya yang konon berjumlah ratusan.

Tahun ini, sang dewa berbaik hati. Dibuatnya sayembara ke seluruh penjuru negeri. Untuk merayakan ulang tahun ke 2500-nya dia akan mengijinkan beberapa orang untuk menjadi asistennya hanya dengan melalui satu ujian yang diberikannya. Dan datanglah 3 orang ini sebagai penantangnya.

Ketika mereka memasuki kota kekuasaan dewa, mereka diberikan satu syarat untuk dapat menjadi asistennya yang konon akan diberkahi dan berkuasa atas segala kekayaan alam dan identik dengan kemakmuran. Mereka harus berkeliling desa di sekitar kota yang dikuasai sang dewa dan mengumpulkan semua bahan-bahan dari setiap desa. Yang saat lengkap akan disatukan ke dalam satu bentuk bangunan seni yang digunakan untuk menyembah sang dewa. Saat bangunan itu jadi, mereka harus menyembah sang dewa sebanyak 3 kali. Bila tidak, jangankan diterima menjadi asistennya, mereka bahkan akan diusir dari semua kota-kota yang dikuasai kolega-kolega sang dewa.

Maka dimulailah perjalanan mereka menunaikan misi dari sang dewa. Agar pekerjaan lebih cepat selesai, mereka sepakat untuk bekerja sama. Maka dimulailah perjalanan mereka mencari bahan-bahan tersebut.

Ketiganya rupanya kurang disukai oleh masyarakat setempat. Karena mereka dirasa terlalu enak. Bayangkan saja, penduduk desa yang sudah lama sekali ingin menjadi asisten sang dewa harus menunggu sekian tahun dan masih belum jelas akan dikabulkan atau tidak oleh sang dewa. Sedangkan ke-3 pelajar yang masih ingusan ini dengan cepatnya berpotensi besar menjadi asisten sang dewa.

Oleh karena itu tidaklah mudah bagi ketiga orang itu untuk mendapatkan bahan. Namun karena ada si selatan yang pintar berkomunikasi dan si timur yang pintar membuat benda seni, pekerjaan mereka dilakukan dengan efektif. Lalu apa yang dilakukan sang pelajar dari barat?

Dia adalah satu-satunya wanita di team itu, dan orang-orang memang memperlakukannya dengan khusus. Segala tindakan kekanak-kanakannya dianggap wajar dan tak dipersoalkan. Setiap waktunya digunakan untuk berdandan (walau dia tidak pernah NGACA!!) dan menulis surat pada keluarga dan teman-temannya. Setiap ada warga, maka dia akan memperlihatkan seolah-olah dia sedang bekerja dengan sibuknya. Namun hasil dari pekerjaannya takkan pernah terpakai oleh kelompoknya. Pasti tidak beres.

Pada awalnya 2 pria yang bersamanya menyenanginya dan masih menerimanya walau jelas-jelas keberadaan si wanita itu tidak membantu banyak bagi mereka. Adanya seorang wanita yang lugu atau pura-pura lugu ditengah mereka memang sedikit banyak menghilangkan kepenatan. Namun lama kelamaan mulai jenuh dibuatnya. Hal ini memuncak saat bahan-bahan untuk bangunan itu telah selesai dikumpulkan seluruhnya. Maka dimulailah proses perakitan bangunan menjadi bangunan yang dapat membuat mereka menjadi asisten sang dewa dalam waktu satu bulan saja.

Tak terasa waktu semakin dekat, 2 hari kedepan sang dewa akan datang melihat pekerjaan mereka. Kedua pria itu mulai memaksa si wanita untuk mulai produktif, dan apa yang dilakukan si wanita malah berbalik marah dan meninggalkan mereka dengan menjanjikan porsi kerjaannya akan dilakukan terpisah di kediamannya dan dia berencana kembali lebih dulu dari tempat konstruksi hari itu. Bermodal kepercayaan tersisa kedua pria itu menganggukkan janji si wanita.

Ntah sengaja atau tidak, wanita itu mampir ke pertandingan olah raga. Saat itu sedang diadakan pertandingan olah raga. Sekelompok atlit bernama Brayen M.something sedang bertandang di desa itu. Konon sedang berkeliling mencari lawan tanding. Dan pertandingan itu berlangsung dengan sadis.

Hari yang dinanti hampir tiba. Malam ini malam terakhir sebelum hari penantian. Kedua pria itu bekerja keras menutupi kekurangan yang seharusnya bagian si wanita. Karena si wanita tak kunjung kembali, mereka berfikir kalau si wanita menyesal akan kerjaannya yang tidak selesai dan mengundurkan diri dari sayembara. Maka berjuanglah mereka sehebat mungkin.

Esok pagi menjelang kedatangan sang dewa, bangunan sudah rapi menjulang. Namun kedua pria itu kelelahan dan tertidur pulas dibawahnya. Sang wanita datang dengan kawannya. Dengan asik menceritakan hasil pertandingan kemarin. Saat para atlet menghajar lawannya dengan sadis, dan hanya memberikan satu angka karena kasihan.

Maka datanglah sang dewa, dan si wanita pun menyembah sang dewa 3 kali dengan sempurna dan dia diterima menjadi asisten sang dewa. Ke dua pria itu masih tertidur pulas dibawah teduhnya dasar bangunan dibalik pilar besar yang menutupinya. Tanpa tau sang dewa murka karena mengira mereka telah melarikan diri. Sang wanita merasa tidak tau apa2. Ntah kemana kedua pria itu pergi. Tapi dia tidak perduli kecuali bangunan yang sudah jadi itu.

Maka malanglah nasib 2 orang itu. Terperosok dalam jurang iri dengki, atas ketidak adilan yang diterimanya. Selamanya membenci nasibnya...


Pesan bantuan :
"Coba rasakan perasaan si sulung saat melihat si bungsu kembali dan dipestakan oleh sang Ayah" (Perumpamaan anak yang hilang)


Saturday, May 17, 2008

The Chronicles of Himtia™

The Chronicles of Himtia , sebuah karya gemilang dari sang penulis legendaris W.Louis. Menceritakan suatu negeri yang ajaib, yang pernah ada di masa lalu yang indah.

Himtia tempat lele dapat berbicara, coconut berjalan, bo'lan bersinar sepanjang hari dan rata2 bisa nulis blog :P

Himtia masa lalu penuh dengan keajaiban dan kedamaian. Masa pemerintahan 4 raja dan 1 ratu Himtia yang berkuasa cukup lama di negeri itu. Mereka adalah keturunan kaum Adam, sebagian berdarah murni dari peranakan orang tuanya masing-masing.

Ke-4 raja dan ratu itu memerintah Himtia dengan adil dan bijaksana. Mereka juga memiliki artifak yang melambangkan kemampuan dan perannya masing-masing. Saat ini, artifak tersebut menjadi harta berharga peninggalan bangsa Himtia yang memiliki kekuatan gaib paling dasyat.

Adalah yang pertama, maharaja raykuro sang pelindung, dengan artifak Penutup kepala biru metalik :P yang mampu membendung segala benturan dan bahaya di negeri Himtia. Lapisan yang kokoh melambangkan perlindungan yang mampu membuat semua warganya merasa aman dan damai. Warna biru melambangkan lautan yang luasnya melebihi apa pun di dunia ini, sehingga perlindungan yang diberikan hampir dirasakan oleh seluruh warga ajaib negeri itu tanpa terkecuali.


Yang kedua perdana menteri JJ si cepat dengan kendaraan operasionalnya yang mampu menghubungkan belahan dunia Himtia dengan waktu yang amat singkat. Dengan pengetahuan akan seluruh sela-sela negeri Himtia dan sekelilingnya menjadikannya raja jalanan sejagad Himtia.


Berikutnya Jendral besar michael si perkasa. Mengepalai pasukan terbaik Himtia dalam menggempur lawan dan mempertahankan keutuhan negeri Himtia. Dengan melihat barbel kuningnya yang menyilaukan, seluruh musuh lari tunggang langgang dibuatnya.


Raja terakhir adalah Bochama sang jutawan. Dengan tongkat berjaringnya mampu mengeruk segala kesempatan untuk memperkaya kerajaan dan membuat negeri Himtia makin makmur dari hari ke hari.


Satu-satunya ratu diantara 4 raja Himtia, Satochi si sexy. Yang dengan kedipan serta kotak bedaknya mampu memikat seluruh jagad raya dibawah daya tariknya. Tidak heran, Himtia menjadi negeri yang paling diminati oleh semua negeri di muka bumi ini. Kekayaan alam dan keindahan alamnya tidak lepas dari kekuatan Ratunya.


Kejayaan dan kegemilangan Raja dan ratu Himtia bersumber dari sang penguasa dan pencipta Himtia. OFOG, seekor singa jantan dengan sirai mengembang yang mampu mengusir semua kekuatan jahat hanya dengan hembusan nafasnya.


Keberadaan OFOG dan 5 orang pemimpin di masa lalu sudah lama hanya menjadi mitos dan cerita rakyat diantara rakyat Himtia saat ini. Saat Himtia mengalami peperangan. Penjajahan oleh negeri lain bukan dilawan dengan persatuan, namun justru perang saudara.


Karena keadaan semakin memburuk, maka seorang pangeran dari raja Himtia saat ini yang bernama Pangeran Kesepian, meniup terompet Himtinews, yang diceritakan dalam buku sejarah dapat memanggil kekuatan di masa lalu yang indah......

to be continue...

Sunday, April 27, 2008

Love Story Season V

Five Years has passed
Our love grown in smiles and tears
On a journey to fifty
and even more years or century
Thank you mine ^^

Saturday, April 26, 2008

Outstanding Learner

Post telat sehari ini ditujukan menjawab sekaligus meralat post terakhir yang sudah cukup lama. Tertinggal dari peradaban, sekumpulan orang dari berbagai penjuru perusahaan yang namanya berarti "Bintang" berkumpul bersama dalam acara ABMP. Daerah sunter yang macet di pagi dan sore hari menjadi teman setia selama 5 hari dilaksanakannya ABMP 189 dari AMDI.


Perjalanan panjang mulai dari minggu malam yang basah, hingga jumat malam yang lepek. Seminggu ini berada dalam suasana training yang ketat namun menyenangkan membuat blog ini tertinggal jauh dari rutinitasnya.

Seminggu penuh kopi, teh dan gula ini dilewati dengan cukup melelahkan. Mulai dari kurangnya tidur akibat tugas, telat makan, rutinitas print tengah malam, sampai kejadian hampir telat yang dapat menyeret para tersangkanya untuk membuat Surat Pernyataan akan keterlambatan.

Seminggu yang dinilai ini adalah salah satu acara berkumpulnya karyawan dari sebagian anak perusahaan yang bergolongan 4a atau 4b dan baru saja bekerja kurang dari 1 tahun. Ya ada sih yang 1 tahun 3 hari. Training di gedung "Bintang" International itu diikuti 29 orang yang telah dikirim masing-masing base perusahaannya.

Training penuh kantuk ini memang special, buat yang biasanya cuma ketemu dengan orang-orang satu perusahaan dengan pengetahuan yang searah, kini jadi beragam. Ada yang lebih ahli di manufakturing, Sales Operation, penambangan, juga ada yang sok tahu tentang kredit mengkredit ^^.

Preactivity yang banyak bagi para karyawan yang telah bekerja lebih dari 2 bulan tentu bukan hal yang mudah. Dan karyawan yang baru kerja 3 minggu ini kebetulan mengalami patah tulang, sehingga pertemuan sebelum training untuk membuat tugas kelompok terpaksa ditiadakan. Pembagian tugas berdasarkan asas kepercayaan dilakukan serempak. Alhasil di hari pertama, slide dibuat selama sepuluh menit saat menunggu kelompok lain presentasi. Nyaris memang, untung saja si pembuat secara live yang menggunakan Laptop Acer yang dibawanya adalah "Man of Last Minutes". Ketenarannya sudah terdengar semenjak Mataram Online dibuat. :P

Presentasi pertama berlangsung secara overtime, kebablasan waktu akibat kelamaan di awal-awal. Tapi not bad lah buat tugas kelompok yang baru aja dibuat 5 menit sebelum presentasi dan kelompok yang baru saja kenal 20 menit sebelumnya. Bener-bener sekumpulan orang nekat yang beruntung.

Hari demi hari dilalui dengan kantuk, kopi dan permen. Pertanyaan dan pendapat di ajukan beberapa kali agar mendapat nilai keaktifan. Apa daya nilai akhir keaktifan cuma pas-pas an. Padahal dah semangat kalo nyanyiin lagu Mars "Bintang".

Beberapa hari diperantauan, akhirnya hari terakhir tiba juga. Detik-detik menuju pengumuman hasil memang dinanti banyak pesertanya. Ya sebagian sih cuek bebek. Diumumin ato kaga gak ngaruh..

Seorang pemuda yang termuda di kelas itu, dengan balutan di bahunya yang melindungi bahunya dari benturan serta gerakan berlebih duduk dengan santai. Dengan kepasrahan yang tidak menuntut dia mencoba mendengarkan dengan tenang. Kenyataan kalau teamnya bukan team terbaik tentu dengan lapang dada diterimanya.

Benar perkataan seorang senior, bahwa yang dipakai di sana adalah otak dan mulut. Ya mulut dihargai nilai pas-pas an sih. Untung saja masih ada otak yang menghasilkan pembalasan di bidang yang lain. Well, target Best Achiever yang dijabarkan pada post sebelumnya ternyata tidak ada dalam ABMP kali ini. Namun penghargaan sebagai Outstanding Learner berhasil disabet dalam kepasrahan yang mencoba menutupi keinginan menang yang besar.


Ya mungkin lady of luck masih setia selingkuh dengannya. Sehingga sebuah plakat kristal yang memancarkan segudang kebanggaan saat ini berada di lemari kamarnya. Dengan pahatan "Outstanding Learner" yang kali aja baru pertama menggantikan "Best Achiever" pada tahun-tahun sebelumnya ini, pemuda termuda yang bahunya dibalut itu berhasil memenuhi targetnya untuk membalas budi pada perusahaannya, juga pada orang tuanya yang telah mengantar dia.

Akhir cerita, Sang Plakat berada di tempat yang aman dan ucapan syukur akan selalu dikumandangkan. Tanpa kehendak-Nya segalanya tentu lain. Keadaan tangannya saat ini semakin membaik. Walau masih kaku untuk digerakkan berlebihan, halangan yang ditimbulkan semakin berkurang. Mudah-mudahan segera normal dan luwes seperti kondisi aslinya.

"You do a good thing, and the good thing will come to you"
(Earl J. Hickey, My Name Is Earl)